Selasa, 12 Desember 2017

Studi Kelayakan Proyek: Bab 3. Konsep Pokok dalam Aspek Pasar

Posted By: Rifki Bakhtiar - 12/12/2017
Studi Kelayakan Proyek: Bab 3. Konsep Pokok dalam Aspek Pasar

Cara perusahaan untuk memasarkan hasil produk dipasaran, sebelumnya sering menggunakan konsep penjualan (selling concept). Namun untuk masa saat ini konsep tersebut telah disempurnakan dan telah berubah menjadi konsep pemasaran yang terintegrasi (integrated marketing concept).

Dalam menilai aspek pasar ini, untuk Indonesia maupun negara-negara berkembang lainnya, perlu diketahui karakteristik pokok yang muncul dalam aspek ini, diantaranya:
1. Jumlah kuantiti produk atau jasa secara nasional demand (permintaan skala nasional) tidaklah terlalu besar
2. Segmentasi pasar yang mencolok bedanya seperti status sosial, keadaan demografi, dll
3. Barang yang di produksi merupakan produk substitusi/ pengganti
4. Campur tangan pemerintah masih punya pengaruh pada mekanisme pasar untuk peroduk tertentu

Hal yang biasa dipertanyakan secara mendasar dalam aspek pasar ini diantaranya: 1) mempertanyakan seberapa besar pasar potensial yang tersedia di masa depan? 2) Seberapa banyak market share yang dibutuhkan untuk proyek tersebut dan seperti apa perkembangannya di masa depan? 3) Market share yang telah ditetapkan nanti agar tercapai, apa strategi pemasaran yang digunakan?

Untuk memahami data apa saja yang dibutuhkan untuk menganalisis aspek pasar, berikut akan dipaparkan di bawah ini:
1. Data penawaran produk yang sejenis di masa lalu (bisa dari produk impor) dan bagaimana kecendungan nya di masa depan
2. Data kecenderungan konsumsi di masa lalu, sekarang, maupun variabel yang dapat dijadikan rumusan peramalan
3. Data Exim (ekspor-impor) terhadap barang yang diusulkan
4. Data mengenai tingkah laku, motivasi, kebiasaan, maupunpreferensi konsumen
5. Data struktur persaingan maupun struktur biaya pesaing
6. Data skala prioritas dari marketing mix yang telah ada
7. Data dari sensus penduduk, BPS, perbankan, asosiasi profesi, seminar, ataupun dari hasil penelitian

Dalam studi kelayakan bisnis, diperlukan alat bantu dalam mengevaluasi data sekunder. Alat bantu ini tidak terlepas dari 5W+1H:
Who - siapa yang menggali data
When - Kapan data itu dipublish dan masih reevan tidak untuk dijadikan dasar analisa
How - Bagaimana cara data dikumpulkan, diedit, di tabulasi, maupun dianalisa

Studi kelayakan bisnis dalam menilai aspek pasar, perlu melihat hasil peramalan permintaan.
Didalam peramalan permintaan, terdapat 2 aspek pengukuran:
1. Pasar potensial, yakni jumlah produk atau sekelompok barang yang bisa dijual pada pasar tertentu di bawah satu set kondisi tertentu.
Pasar potensial ini di analisa antara periode saat ii dengan yang akan datang
2. Sales Potensial, seberapa prosentase ekspektasi atau tingkat harapan dari seluruh pasar potensial yang dapat di capai oleh proyek ini

Oh iya, hampir lupa, ini beberpa yang harus diperhatikan dalam peramalan permintaan:
1. Kedudukan produk dalam siklus usia produk
2. Tingkatan produk yang dipilih, apa produk items, kelas produknya, produk line nya, penjualan perusahaan
3. Mencakup area permintaan secara lokal, nasional, ataukah global
4. Bagaimana struktur persaingannya
4. Berapa jangka peramalannya

Aspek pasar dalam suatu proyek, diperlukan strategi pemasaran yang biasa didefinisikan sebagai cara tau usaha yang dilakukan kita sebagai investor dalam mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli produk kita

Sumber: Husnan & Suwarsono.1997.Studi Kelayakan Proyek.Yogyakarta:UPPYKPN

0 komentar:

Posting Komentar

Blogger Templates Designed by: Templatezy / Sb Game Hacker Apk