Sabtu, 20 Februari 2016

Permasalahan Lokasi Bisnis Retail di Indonesia

Posted By: Rifki Bakhtiar - 2/20/2016
Perkembangan usaha retail barang-barang konsumen (consumer goods) di Indonesia memberikan pengaruh positif bagi perekonomian di mana konsumen/ masyarakat mempunyai banyak pilihan atau alternatif tempat belanja sesuai kebutuhannya. Dengan berbagai macam format toko modern yang ada saat ini mulai dari Hypermarket, Supermarket, hingga Minimarket, tentu saja semakin tersedia alternatif atau pilihan yang luas bagi konsumen untuk menentukan tempat berbelanja dalam memenuhi kebutuhan pokok dan sehari-hari. Sugiarta (2011) menjelaskan bahwa untuk itu, setiap pelaku bisnis retail consumer goods dituntut untuk memberikan produk dan pelayanan yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen/ masyarakat sehingga tetap dapat bersaing di bidang bisnis ritel terutama di Indonesia (Sugiarta, 2011)
Penambahan jumlah toko yang tepat menjadi kewajiban jika ingin memperkuat jaringan setiap toko modern. Pencarian lokasi yang potensial, ramai, memberikan keuntungan yang maksimal dan melalui proses seleksi yang ketat dilakukan dengan cara survey- survey untuk mengevaluasi beberapa hal apa saja yang mempengaruhi, seperti kepadatan penduduk sekitar lokasi dengan melihat dari jumlah KK nya, jumlah kendaraan yang lewat dan demografi penduduknya.

Ungkapan yang pas "lokasi menentukan prestasi", dapat disematkan untuk kegiatan bisnis di sektor barang maupun jasa. Oleh karena itu, strategi lokasi adalah hal yang penting dan tidak dapat diabaikan oleh perusahaan. Banyak alasan yang pokok diantaranya sektor barang apapun pasti akan memerlukan lokasi untuk penyimpanan maupun melakukan kegiatan produksi produk/ barang sedangkan untuk sektor jasa memerlukan tempat untuk dapat memberikan pelayanan yang nyaman bagi konsumen.

Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya pendirian/ pembukaan kawasan industri untuk ditawarkan pada perusahaan yang akan membuat pabrik maupun pembangunan pusat- pusat perdagangan, kawasan perkantoran yang ditawarkan kepada para pengusaha jasa. Kegiatan perekonomian di setiap tempat, wilayah, kota, kabupaten, propinsi, maupun negara dilihat dengan tumbuhnya pusat-pusat bisnis maupun perniagaan, serta pabrik-pabrik industri yang berdiri di lokasi-lokasi yang sangat strategis. Kemajuan suatu bangsa dapat diukur dari seberapa besar denyut perekonomian di wilayah Negara yang tersebut yang berarti ditentukan oleh banyak tidaknya lokasi– lokasi kegiatan operasional bisnis.

Masalah yang kemungkinan akan timbul dan harus dipertimbangkan adalah lokasi dimana perusahaan itu berdiri sebagai head office dan jaraknya dengan departemen-departemen dari perusahaan tersebut. Permasalahan ini sangat penting, karena lokasi tempat didirikannya perusahaan tersebut akan berdampak bukan saja pada komponen internal perusahaan, tetapi juga komponen eksternal serta variabel-variabel penentu lain seperti biaya dan mata uang.

Begitu juga dengan planning tata- letak / layout yang tepat dan strategis akan berguna bagi efisiensi jarak dan kelancaran setiap proses aktivitas dari perusahaan, sehingga beban atau biaya aliran material dari proses awal produksi hingga menjadi produk jadi yang siap dikirim ke pasar yang tidak diperlukan bisa dihilangkan atau diminimalkan. Salah satu ujung dari masalah ini adalah proses produksi yang harus baik dalam arti yang luas, agar output yang dihasilkan baik berupa barang atau jasa, dapat mendukung kelangsungan hidup perusahaan.

Berkaitan dengan kemudahan dijangkaunya gerai toko dari rumah pelanggan menjadikan ketepatan pemilihan lokasi usaha ritel yang sesuai dengan target pasar yang ingin digarap sebagai kunci awal dari keberhasilan dalam memulai usaha ritel. Sugiarta (2011) mengungkapkan bahwa sangat sulitnya untuk dikoreksi atau diperbaiki pada kesalahan dalam pemilihan lokasi yang sesuai dengan target pasar yang kita inginkan , baik lokasi itu status sewa ataupun beli. Untuk memperbaiki dan merubah lokasi yang salah dibutuhkan biaya yang sangat tinggi, misal relokasi lokasi usaha. Jika lokasi yang lama akan disewakan pun tetap dibutuhkan biaya yang besar untuk merenovasi dan potensi kerugian perusahaan cukup tinggi.

Daftar Pustaka:
Sugiarta, I Nyoman. 2011. Panduan Praktis & Strategis RETAIL Consumer Goods. Jakarta:Expose



Author: Rifki Bakhtiar
Editor: Bahterashare.Com

0 komentar:

Posting Komentar

Blogger Templates Designed by: Templatezy / Sb Game Hacker Apk